blogpost1

Natal dan Tahun Baru Bikin Lesu Properti loh! Begini Antisipasinya!

Millenniumcity, Serpong Pada akhir tahun, biasanya tren bisnis properti sedikit melesu. Alasannya, banyak orang berfokus pada hari raya Natal, dan liburan tahun baru. Setelah melewati trimester awal tahun berikutnya, barulah tennya sedikit meningkat, para penyewa kembali berpikir untuk mencari hunian baru. Sering kali tren tersebut membuat repot para pemilik properti yang tetap ingin mendapatkan keuntungan di akhir tahun. Untuk menyiasatinya, promosi akhir tahun harus dilakukan dengan gencar. Berikut tipsnya. Hitung dulu harga sewa dengan matang Bisnis properti yang menjanjikan menuntut Anda untuk kreatif menciptakan penawaran yang menarik untuk calon penyewa. Salah satu strategi marketing yang paling mungkin dilakukan, terutama di masa low season, di antaranya adalah dengan memberikan diskon atau potongan harga, menawarkan sejumlah fasilitas tertentu seperti gratis biaya maintenance selama sewa berjalan, pembebasan biaya listrik di bulan-bulan awal, atau trik promosi kreatif lainnya. Namun, sebaiknya hitung dengan matang biaya yang akan Anda keluarkan dan dapatkan. Jangan sampai, promosi membuat rugi. Patok harga minimum sebagai batas negosiasi. Dengan begitu, Anda bisa tetap mendapatkan keuntungan. Gunakan platform yang tepat Mempromosikan properti untuk disewakan melalui spanduk atau selebaran tentunya sudah tidak lagi efektif. Anda harus memikirkan cara kreatif dan efisien lainnya yang relevan dengan perkembangan zaman. Berhias di Hari Natal dan Tahun Baru Untuk memaksimalkan tampilan properti yang Anda tawarkan, sebaiknya lakukan sedikit perawatan dalam menyambut hari Natal dan tahun baru. Cat baru, penggantian lampu, hingga pemasangan wallpaper bisa menambah nilai sewa atau jual property yang Anda tawarkan. Dalam dunia properti, kreativitas memang dibutuhkan agar bisnis tetap bisa up to date dan berjalan dengan lancar. Natal dan tahun baru bukan lagi jadi alasan lesunya bisnis properti. (EC)