blogpost1

Cicilan DP Rumah Pilih Mana? Pengembang atau Bank?

Millenniumcity, Serpong – Program kredit rumah DP 0% sepertinya masih “menyilaukan” untuk segera memiliki rumah. Bukan Cuma bank yang “mendewakan” program tersebut, tapi juga pengembang ikut bermain menggarap bisnis ini. Tidak semua bank menawarkan DP 0%. Tetapi, pengembang justru memjanfaatkan celah tersebut untuk mendongkrak penjualan rumah atau Apartemen.kini, pengembnag berlomba-lomba memasang penawaran iklan DP rumah 0%. Cara kerja kredit rumah di Bank vs pengembang Kalau Anda mengajukan pinjaman skema KPR ke bank, [pihak bank akan memberikan pinjaman uang tunai dengan nilai atau plafon tertentu. Kemudian Anda membayarkannya kepada pengembang. Kewajiban Anda membayarkan cicilan KPR setiap bulan, beserta bunga yang telah ditetapkan untuk jangka waktu tertentu. Bunga KPR atau KPA bisa tetap (fixed) dan mengambang (floating). Tenor atau jangka waktu, ada yang 5 tahun, 10 tahun, 15 tahun, 20 tahun, sampai 25 tahun. Sementara cara lain, Anda langsung mencicil kredit rumah ke pengembang. Skema yang berlaku ada cash keras (uang tunai) dan cash bertahap atau diangsur setiap bulan. Tenor cicilan tergantung si pengembang. Anda dapat mencicil DP tersebut ke pengembang sesuai tenor yang sudah ditentukan. Selanjutnya, setelah angsuran uang muka selesai, Anda mengajukan pinjaman KPR atau KPA ke bank untuk melunasi sisanya ke pengembang. Kemudian barulah Anda membayar cicilan KPR atau KPA ke bank berikut bunganya. Keuntungan menyicil DP rumah langsung ke pengembang: 1. Kalau Anda memutuskan mengambil skema cicilan DP rumah atau Apartemen langsung ke pengembang memang menguntungkan. Karena selain tanpa bunga (karena pengembang bukan bank sehingga dilarang menerapkan sistem bunga), tenor atau jangka waktunya pun lebih singkat. 2. Skema cicilan DP langsung ke pengembang sangat membantu masyarakat, termasuk Anda yang memiliki dana terbatas untuk membeli hunian. Apalagi proses pengajuan skema ini ke pengembang tidak ribet. Yang perlu diwaspadai adalah risiko kenaikan tingkat bunga KPR. Kebanyakan bank menetapkan bunga KPR fixed di tahun pertama, lalu lebih tinggi di tahun kedua. Tahun ketiga dan seterusnya, diputuskan bunga mengambang atau floating. Penyesuaian bunga KPR tersebut lagi-lagi harus menjadi bahan pertimbangan Anda. Apalagi kalaupun suku bunga acuan BI turun, belum tentu suku bunga kredit perbankan, termasuk KPR ikut terseret rendah dalam jangka waktu cepat. Paling tidak menunggu 3 bulan lamanya. Sebaiknya Anda mengumpulkan uang khusus untuk DP rumah melalui skema tabungan terlebih dahulu. Setelah tercukupi, baru mengajukan KPR atau KPA ke bank. Setelah itu, Anda mengajukan KPR atau KPA ke bank. Menyetor uang muka, dan bisa membeli rumah skema kredit. Selanjutnya membayar cicilan KPR atau KPA per bulan selama jangka waktu yang sudah ditetapkan. (EC)