blogpost1

Miliki Potensi Untung dari Kenaikan Harga Jual 10-20% dengan Membeli Rumah Inden

Millenniumcity, Serpong Tempat tinggal adalah salah satu kebutuhan pokok manusia karena rumah selalu ada yang membelinya. Di pemasarannya, sistem inden lebih banyak ditawarkan dibanding rumah siap huni. Rumah yang belum selesai atau baru dibangun biasa dikenal dengan rumah inden. Rumah inden memiliki kelebihannya tersendiri, seperti harga yang pengembang tawarkan lebih murah dibandingan dengan rumah ready stock alias siap huni. Biasanya rumah inden disertai promo menarik, seperti cicilan DP atau hadiah undian. Calon pembeli bisa lebih bebas memilih posisi rumah dan arah hadapnya. Membeli rumah inden cocok bagi investor, karena selain harganya yang lebih murah, investor juga bisa meraih potensi keuntungan dari kenaikan harga jual rumah sebesar 10-20% hingga rumah tersebut selesai dibangun. Bagi Anda yang ingin mengambil rumah inden, harus benar-benar selektif memilih pengembang untuk menghindari terjadinya gagal pembangunan. Sebelum membeli rumah inden, Anda harus memerhatikan beberapa hal agar tidak salah dalam memilih rumah yang akan dibeli. Anda harus melihat pengembangnya, sebaiknya mencari tahu lebih dalam terkait pengembang. Cek kembali legalitas bangunan rumah. Hal ini bisa dilihat dari penelusuran status kepemilikan tanah yang dilihat dari sertifikat. Status tanah dan bangunan adalah Sertifikat Hak Milik (SHM) dan Sertifikat Hak Guna Bangunan atau SHGB. Kedua status tersebut diakui jika mengajukan pinjaman ke bank atau KPR. Jangan lupa Anda untuk meninjau lokasi proyek perumahan tersebut, karena pembangunan rumah inden biasanya memerlukan waktu perampungan dua hingga lima tahun mendatang. Cek perkembangan infrastruktur di sekitar kawasan rumah, seperti transportasi atau akses tol. Perhatikan Perjanjian Peningkatan Jual Beli atau PPJB karena itu adalah sebuah perjanjian yang ada ketika membeli rumah. Biasanya dalam PPJB akan tertera mengenai waktu selesai pembangunan, sertah terima kunci dan konsekuensi apabila pengembang tidak bisa memenuhi waktu perjanjian. Pastikan transaksi selalu dilakukan melalui bank, karena cara ini jauh lebih aman karena transaksi akan tercatat dan memiliki bukti. Bukan hanya itu, pastikan transfer ke rekening atas nama pengembang. (EC)