blogpost1

Sebelum Ambil KPR, Simak Dulu Tipsnya di Sini

Millenniumcity, Tangerang Banyak orang kebingungan untuk memulai cicilan KPR. Setiap orang juga akan mempunyai solusi dan pilihan sendiri dalam mengambil cicilan KPR yang sesuai dengan kebutuhan dan kemampuanya. Namun, tidak sedikit yang merasa menyesal setelah mengambil cicilan KPR karena kurang hati-hati. Lalu, bagaimana agar Anda dapat mengambil cicilan KPR yang tepat serta ringan dijalankan? Millennium City akan membagikan tips sederhananya di sini. Sebelum itu, Anda harus mengetahui apa itu KPR. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) adalah pinjaman Bank untuk mendapatkan sebuah rumah. Misalnya, Anda ingin membeli sebuah rumah di dekat Ibu Kota yang harganya sudah terlampau tinggi untuk dapat dibeli secara cash. Untuk itu, Anda meminta bantuan Bank penyedia pinjaman untuk membeli rumah tersebut. Bank bersedia membelikan rumah tersebut untuk Anda dengan catatan Anda harus mencicil pinjaman uang yang dikeluarkan oleh Bank untuk melunasi rumah yang ingin Anda beli. Nah kesepakatan antara Anda dengan Bank inilah yang disebut sebagai Kredit Pemilikan Rumah (KPR). KPR memang memberikan banyak manfaat bagi keluarga baru yang hendak membeli rumah. Dengan adanya skema KPR, siapapun dapat memiliki akses untuk memiliki rumah sendiri. Namun, jika tidak diperhitungkan dengan baik, KPR justru akan membebani keuangan keluarga. Hal inilah yang banyak dikeluhkan oleh mereka yang mengambil KPR tanpa perhitungan yang matang. Lalu apa saja yang harus diperhitungkan saat membeli KPR? Pertama, Anda harus memperhitungkan besaran cicilan KPR yang harus dibayarkan setiap bulannya. Besaran cicilan ini bergantung pada lamanya cicilan, harga rumah, dan jumlah Down Payment yang Anda setorkan. Ketiga faktor tersebut harus Anda pikirkan dan pertimbangkan dengan matang. Semakin lama durasi cicilan semakin kecil besaran cicilan yang harus disetorkan. Begitu juga semakin besar Down Payment (DP) yang disetorkan semakin kecil jumlah cicilan yang harus disetorkan. Anda dapat memperhitungkannya dengan mengubah jumlah DP dan durasi cicilan hingga menemukan cicilan yang sesuai dengan kemampuan Anda. Kedua, jumlah cicilan yang harus disetorkan maksimal adalah 30% dari jumlah keseluruhan penghasilan Anda. Hal ini sangatlah penting, karena jika melebihi 30% jumlah penghasilan, maka dipastikan cicilan tersebut akan sangat membebani keuangan keluarga. Oleh karena itu, memperhitungkan jumlah cicilan sangat penting sebelum Anda memulai mengambil cicilan KPR. Ketiga, Anda harus memperhitungkan suku bunga KPR. Biasanya suku bunga KPR berada pada rentang 10% hingga 5%. Angka bunga ini ditetapkan oleh Bank penyedia KPR dengan merujuk pada suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Indonesia (BI). Ada dua skema bunga dalam KPR yang bisa Anda pertimbangkan. Pertama adalah suku bunga fixed rate yaitu suku bunga yang dibebankan saat pertama kali Anda mengambil KPR dan tidak akan berubah meskipun suku bunga BI berubah. Kedua adalah floating rate yaitu suku bunga KPR yang mengikuti fluktuasi suku bunga yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Anda dapat bertanya kepada Bank penyedia KPR tentang hal ini. Keempat, Anda juga harus memperhitungkan biaya administrasi lain seperti biaya balik nama, biaya sertifikat, pajak dan bahkan interior rumah. Biaya-biaya tersebut harus Anda pikirkan dan pertimbangkan sebelum benar-benar mengambil cicilan KPR agar Anda dan keluarga semakin siap secara keuangan untuk memiliki rumah idaman. Berbagai hal tersebut harus Anda pertimbangkan dengan matang agar tidak menghasilkan penyesalan nantinya. Millennium City merupakan perumahan di kawasan kota baru yang berlokasi di Parung Panjang dekat dengan Ibu Kota Jakarta. Memiliki akses yang baik, Millennium City menghadirkan hunian mewah dan berkualitas dengan harga yang terjangkau. Selain itu, promo KPR dari Bank BRI dan BTN juga turut memudahkan Anda dalam mengambil cicilan KPR. Anda dapat memiliki cuti bayar hingga 2 tahun sehingga Anda dapat mempersiapkan segalanya dengan semakin mudah. (ADR).