blogpost1

Ini Dia Keuntungan Investasi Rumah di Masa Pandemi

Situasi di tengah pandemi seperti sekrang ini memaksa setiap orang untuk berlomba memiliki dana cash. Banyak orang yang menghentikan pengeluaran rutin untuk menghemat ketersediaan dana cash. Misalknya, rutinitas belanja, travelling, perjalanan bisnis dan lain sebagainya. Pengeluaran yang terhenti tersebut akan menjadi dana “menganggur.” Sehingga menurut Michael Prawira, Direktur Utama PT Inti Innovaco, saat terjadi wabah COVID-19 seperti ini sebenarnya merupakan waktu yang tepat untuk membeli rumah, hal ini disebabkan karena banyak pengeluaran yang biasa digunakan tertahan karena adanya aktivitas social distancing, mulai dari pergi mudik hingga traveling keluar negeri. Di lain pihak, saat ini banyak pengembang yang berusaha mendapatkan dana segar sesegera mungkin untuk mendapatkan dana segar demi menutupi biaya operasional. Pengembang memberikan beragam promosi yang menraik konsumen seperti diskon, keringanan down payment dan lain sebaiknya. Pada sisi lain, Pemerintah terus melakukan upaya penggenjotan pertumbuhan ekonomi untuk melawan dampak resesi akibat krisis Kesehatan. Kebijakan relaksasi LTV (Loan to Value) dan FTV (Finance to Value) yang diambil Bank Indonesia (BI) memberikan kelonggaran rasio 5 persen untuk kredit properti dan properti berwawasan lingkungan. Selain itu, BI juga melakukan pemangkasan suku bunga acuan BI menjadi 5,25%. Dengan dukungan kebijakan tersebut pembiayaan pemilikan properti menjadi lebih lunak, sehingga masyarakat yang berminat pada properti menjadi mudah untuk mengakses pembiayaan perumahan. Ketiga kondisi tersebut jika dipikirkan secara matang justru memberikan kemudahan bagi Anda yang ingin memiliki investasi properti saat ini. Apa saja keuntungan yang didapatkan sekarang jika Anda ingin memiliki investasi properti. Pertama: Beragam promo yang diberikan pengembang untuk mendapatkan konsumen. Misalnya promo diskon 25 Juta seperti di Cluster Arlton dan Brigton yang khusus diberikan kepada Anda jika membeli properti pada saat ini. Kedua: Keringanan kredit yang diberikan oleh pemerintah sehingga Anda bisa mendapatkan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang ringan. Millennium City sendiri memberikan kemudahan kredit berupa bunga 0% pada tahun pertama, sehingga Anda tidak perlu membayar cicilan dengan biaya tinggi. Ketiga: Dana yang dikeluarkan menjadi relatif lebih ringan jika Anda mengambil investasi properti pada masa tanpa pandemi. Hal ini merupakan sebuah kesempatan yang bisa Anda manfaatkan. Beragai keringanan yang ditawarkan tersebut dapat Anda rain di Millennium City. Millennium City merupakan kawasan bergengsi di masa depan. Kawasan ini dikembangkan oleh pengembang reputasi baik yaitu Century Property. Pengembang yang memiliki pengalaman mengembangkan berbagai proyek-proyek properti baik di Indonesia maupun di Negara lainnya memberikan jaminan bahwa Millennium City memiliki konsep estetika yang lebih dari kawasan kota mandiri. Berbagai fasilitas seperti pembangunan infrastruktur transportasi yang berorientasi pada kenyamanan dan keindahan merupakan sebuah bukti komitmen terhadap kenyamanan dan keindahan bagi penghuni di Millennium City. Berbagai fasilitas seperti jalan utama kawasan yang memiliki lebar hingga 34 meter, dan jalur pedestrian yang juga memiliki 4 meter memberikan kenyamanan tersendiri baik bagi pengendara kendaraan bermotor dan pejalan kaki. Selain itu, terdapat juga underpass bridge atau jembatan penyebrangan bawah tanah untuk keamanan dan kenyamanan pengguna. Ditambah kawasan kota mandiri Millennium City juga memiliki 50% lahan terbuka hijau sehingga kota mandiri ini tidak hanya akan menjadi kota yang maju secara ekonomi tapi juga ramah terhadap lingkungan. Berbagai keunggulan kawasan Millennium City tersebut akan menjadikan nilai properti yang berada di kawasan tersebut berlipat ganda dengan cepat. Ditambah lokasi ini merupakan lokasi yang sangat strategis karena berbatasan langsung dengan Kabupaten Bogor yang dikenal sebagai destinasi wisata dan kota Jakarta Selatan yang dikenal sebagai kawasan perekenomian yang maju. (ADR)