blogpost1

Tips Hidup Sehat Dengan Berolahraga di Jogging Path dan Bicycle Lane Millennium City

Millenniumcity, Serpong Berolahraga merupakan hal yang penting bagi tubuh untuk kesehatan. Bagi Anda yang sibuk kerja atau bersekolah seharian, tentunya sangat sulit melakukan olahraga karena terlalu lelah setelah seharian beraktifitas. Anda bisa memulainya dengan berolahraga ringan yang bisa dilakukan di sekitaran rumah seperti jogging atau bersepeda.

Jogging merupakan aktifitas fisik yang paling murah dan paling praktis sebagai pilihan olahraga. Jogging bagus untuk kesehatan jantung dan pembuluh darah, dan juga dapat menaikkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan tingkat kolesterol jahat (LDL). Sedangkan olahraga bersepeda, bermanfaat menurunkan resiko penyakit kronis, seperti diabetes tipe 2, penyakit jantung, dan stroke.

Millennium City menghadirkan Jogging Patch dan Bicycle Lane untuk penghuni yang akan berolahraga ringan. Dengan jalur khusus ini tentunya membuat ANda yang akan berolahraga dapat dengan nyaman dan aman saat berolahraga tanpa khawatir terganggu oleh lalu lintas kendaraan. Berikut adalah tips hidup sehat berolahraga di Millennium City.

Untuk olahraga jogging.

1. Pilihlah Sepatu yang Tepat

Gunakan sepatu yang mempunyai sol empuk dan lentur, terutama pada sepertiga bagian depan. Leher sepatu tidak menutupi mata kaki seperti sepatu basket. Selain faktor kenyamanan, sepatu lari yang pas juga meminimalisir terjadinya cidera pada pergelangan kaki, lutut, tulang belakang dan pinggang.

2. Pakailah Pakaian yang Nyaman

Pilihlah kaos yang longgar dan fleksibel sehingga memberikan gerakan yang nyaman. Pilih juga bentuk dan bahan yang mudah menyerap keringat sekaligus mudah mengering dengan baik, seperti spandex atau poliester. Agar tidak menimbulkan bintik merah atau masalah yang terjadi pada kulit.

Untuk olahraga bersepeda.

1. Perhatikan Irama Kayuhan

Irama kayuhan pedal yang ideal pada umumnya berkisar 60-80 putaran per menit (rpm), berbeda dengan pembalap sepeda yang bisa mengayuh pedal di kisaran 80-100 rpm. Kamu bisa meningkatkan kecepatan dan kekuatan dengan menyempurnakan kayuhan sepeda. Cobalah untuk bergantian mendorong dan menarik pedal antara kaki kanan dan kiri secara perlahan-lahan bila pedalmu berjenis clipless pedal. Dengan begini, lebih banyak ototmu yang terkena dampak tekanan sehingga bisa menjadikan kaki lebih ramping.

2. Ubah Posisi Tubuh

Agar tekanan dan titik berat pada otot serta saraf tidak selalu terkonsentrasi di satu area tertentu, cobalah untuk sesekali memvariasikan posisi tubuh dan tanganmu. Ubahlah sudut lengan, punggung, dan leher. Santai saja, lengan dan sikumu tidak perlu dibuat kaku terkunci agar lebih mudah ketika melalui jalanan yang tidak rata. Selain itu, hindari berpegangan pada bagian melengkung setang untuk waktu yang lama. Hal ini dapat membuat kram pada tangan, bahu, dan leher.

3. Pastikan Sepeda yang Sesuai

Pastikan ukuran frame alias kerangka sepeda tepat untuk tubuhmu, kamu bisa mengangkangi sepeda dengan kakimu menapak rata dengan tanah. Berikut adalah ciri-ciri ideal sepeda yang tepat untukmu. Untuk sepeda umum, harus ada jarak 2,5-5 cm antara pangkal paha dengan top tube alias kerangka sepeda bagian atas yang menghubungkan setang dengan jok. Sedangkan untuk sepeda gunung, setidaknya ada jarak 5 cm antara pangkal paha dan top tube. Ketika pedal berada di titik terendah dalam rotasi, idealnya posisi kakimu sedikit menekuk. Tekuk sikumu sedikit saja sehingga kamu tidak terlalu jauh atau terlalu dekat dengan setang. Apa pun jenis dan gaya sepeda yang kamu pilih, entah itu sepeda fixed gear maupun jenis sepeda lainnya, tetap saja bila frame tidak cocok denganmu, maka kamu bisa mengalami nyeri otot serta lebih rentan terjatuh. (EC)