blogpost1

Memilih Tanaman Indoor Untuk Hunian Di Millennium City

Millenniumcity, Serpong Saat ini, tanaman hias tidak hanya digunakan untuk bercocok tanam di halaman saja, melainkan juga dimanfaatkan untuk mendekorasi interior ruangan. Selain itu, tanaman hias juga akan membuat ruangan lebih sejuk dan segar. Tidak hanya dari segi visual, tetapi juga dari segi tren gaya hidup sehat, karena tanaman hias akan memperbaiki siklus udara pada ruangan.

Perlu diingat, tidak semua tanaman hias cocok di tempatkan di dalam ruangan. Memilih tanaman hias tidak boleh sembarangan, Karena setiap jenis tanaman hias memiliki kebutuhan yang berbeda-beda dan membutuhkan perhatian khusus. Seperti diperlukan banyaknya cahaya, tingkay kelembaban yang tepat serta penempatan tanaman yang benar.

Berikut tips memilih tanaman indoor.

1. Sesuaikan dengan jenisnya

Tanaman hias terbagi menjadi dua jenis, yakni tanaman hias daun dan tanaman hias bunga. Jika Anda memilih tanaman hias dengan bunga yang cantik, pastikan bunga tersebut juga memiliki aroma yang wangi. Contohnya adalah tanaman hias peace lily dan anthurium. Sedangkan pada jenis tanaman hias daun, Anda bisa memilih berdasarkan bentuk dan corak unik, serta warna yang indah dipandang. Misalnya, tanaman lidah mertua atau sanseviera, caladium, philodendron, cordyline, dan dracaena.

2. Sesuaikan dengan fungsinya

Tanaman hias yang ditempatkan di dalam ruangan memiliki fungsi yang beragam, mulai dari sebagai pembatas pandangan, penghias sudut ruangan, atau sebagai alat sirkulasi udara. Jika bermaksud memperindah, pilih bentuk dan corak yang unik dengan warna yang indah. Sedangkan untuk pembatas, gunakan tanaman hias yang cukup besar dan daun yang lebat.

3. Sesuaikan dengan daya tahannya

Setiap tanaman hias memiliki ketahanan yang berbeda-beda terhadap intensitas cahaya, kelembaban, sirkulasi udara, dan temperatur. Oleh karena itu, pilihlah tanaman yang cukup tahan pada temperatur udara di dalam ruangan dan idak mudah mati. Untuk itu, Anda perlu mengetahui bagaimana cara merawat tanaman agar tahan panas dan tidak mudah layu.

4. Ukur kekuatan cahaya matahari yang masuk ke dalam rumah

Karena tanaman hias memiliki tingkat ketahanan yang berbeda, Anda perlu mengukur intensitas cahaya matahari yang masuk pada lokasi penempatan tanaman. Anda bisa menggunakan meteran cahaya (light meter) atau mengukur secar manual, yakni dengan menggunakan kertas berwarna abu-abu atau dengan memakai bantuan kamera digital. Dan, pastikan Anda mencatat berapa lama cahaya tersebut bersinar dalam sehari. Setelah tahu intensitas cahaya yang masuk, tentunya Anda akan lebih mudah memilih tanaman hias untuk ditempatkan di dalam rumah.

5. Pilih tanaman hias dengan kebutuhan cahaya yang sesuai dengan rumah Anda

Tanaman hias untuk cahaya redup; Anda bisa memilih tanaman hias jenis pakis seperti pakis boston. Tanaman hias pakis ini bisa membuat udara di tempat tinggal Anda menjadi lebih bersih karena pakis dapat menyerap polusi udara. Selain pakis, Anda dapat menanam spider plant atau peace lily.
Tanaman hias untuk cahaya sedang; Anda bisa memilih tanaman hias begonia, alocasia, dan tanaman wijaya kusuma. Pada cahaya sedang, tanaman hias cenderung lebih sehat dibandingkan dengan tanaman di kondisi lain.
Tanaman hias untuk cahaya terang; Tersedia beragam tanaman hias cantik yang bisa Anda pilih, misalnya tanaman succulents seperti kaktus, asparagus ferns dan pohon ara.